(Essay SasuSaku Indonesia) Alasan Mengapa Aku Mendukung SasuSaku

Essay SasuSaku Indonesia.

Warning: Don’t like don’t read ^_^ #plak! Artikel ini ditulis MENURUT PANDANGAN SANG PENULIS yang notabene adalah SASUSAKU LOVERS. Sebagai shipper, bisa ditebak penulis pasti ambil sisi positif dan setiap celah yang ada sebagai harapan. Mungkin ada beberapa yang dianggap lebay, tapi jangan abaikan segala QUOTES yang penulis sisipkan dari MASASHI KISHIMOTO-nya sendiri :)

Moshi-moshi minna-san. Pasti pada tahu dong anime Naruto? Bagi pembaca yang tahu anime Naruto juga pasti tahu dong siapa itu Uchiha Sasuke dan Haruno Sakura? Yup. Uchiha Sasuke dan Haruno Sakura adalah rekan setim Uzumaki Naruto dalam tim tujuh yang dinaungi oleh Hatake Kakashi. Semua pasti tahu kalau ada cinta segitiga di antara tim tujuh. Yakni, Naruto yang menyukai Sakura, Sakura yang menyukai Sasuke, dan Sasuke… umm, ada yang tahu Sasuke suka sama siapa?

Sasuke itu menyukai Sakura, maka :

Sasuke dan Sakura saling menyukai.

Orang salah menilai bila mengatakan SasuSaku itu one-sided alias bertepuk sebelah tangan, banyak yang mengira hanya Sakura yang menyukai Sasuke dan Sasuke tidak. Kutekankan sekali lagi, SasuSaku bukan one-sided, karena mereka saling menyukai. Baiklah, mungkin ada beberapa yang mendumel dalam hati karena belum setuju dengan statement-ku.  Maka dari itu aku akan jabarkan apa yang kudapat selama mengamati dan mengagumi pairing yang sangat angsty ini, SasuSaku.

Harap diperhatikan, apa yang kutulis ini kudapatkan dari hasil pengamatanku sendiri, juga berbagai sumber, seperti di grup SasuSaku Lovers di facebook, dimana di sana ada beberapa anggota yang cukup analisis untuk berbagi hints SasuSaku. Sebelumnya aku tidak pernah membaca essay SasuSaku yang telah ada, karena aku merasa itu tidak perlu. Aku membaca essay sebuah pairing kalau aku meragukan pair tersebut, seperti misalnya dulu aku pernah baca SasuKarin, secara tidak sengaja.

Oh ya, maaf kalau penulisanku berantakan, namanya juga masih belajar :) kalau ada yang mau bantu merapihkan essay-ku ini, email aku ya :) dengan senang hati aku mau sekali dibantu.

Oke, langsung saja.

Untuk Haruno Sakura yang mencintai Uchiha Sasuke, sepertinya tidak perlu aku jabarkan, ya? Sudah jelas, bukan, kalau Sakura itu mencintai Sasuke? Yang sering diperdebatkan oleh para haters adalah perasaan Sasuke terhadap Sakura. (Walau pun ada lagi yang mendebatkan kalau Sakura itu jelek, tidak berguna, menyebalkan, mengganggu, tidak setia kawan dan lain sebagainya. Untuk bahasan itu akan kulakukan pembelaan di lain artikel yang berjudul “The Best Kunoichi, Haruno Sakura”)

Sebelumnya, mari kita coba untuk mengenal lebih jauh seperti apa karakter Uchiha Sasuke, untuk menghindari kesalahpahaman di antara kita.

Sasuke, awal debutnya di manga Naruto, ia digambarkan sebagai pribadi yang pendiam.

Masashi Kishimoto sendiri pernah menulis di databook-nya, kalau Sasuke adalah pribadi yang tenang atau stay cool, bukan dingin seperti apa yang orang-orang salah artikan. Karena wajahnya yang tampan, sifatnya yang cool, dan kejeniusannya sebagai pemula di akademi, banyak yang tergila-gila dengannya termasuk Haruno Sakura.

Sakura bukan benar-benar fangirl-nya Sasuke.

Ada suatu kilas balik, bersetting pre-akademi, dimana menceritakan Sakura yang berlari ke arah teman-temannya, sambil berkata, “Teman-teman… aku sedang jatuh cinta!”

Lalu salah satu temannya menjawab malas, “Siapa? Jangan bilang itu Sasuke.”

“Lho, kok kalian tahu?”

Di situ, satu kesimpulan bisa kita tarik. Bahwa, Haruno Sakura sudah menyukai Sasuke sebelum ia mengetahui Sasuke adalah cowok populer. Saat baru masuk akademi, baru deh dia ikut-ikutan teriak-teriakin nama Sasuke, padahal awalnya hanya suka secara diam-diam. Yah, namanya juga masih bocah wajar aja ikut-ikutan jadi begitu. Heheu. Rada sebel aja kalau ada yang ngatai Sakura ‘cuma fangilr-nya Sasuke’. Padahal sebelum bergabung di kesatuan(?) fangirlnya Sasuke, Sakura kan sudah suka duluan.

Sasuke tidak pernah merasa keberatan ditempelin Sakura.

Sakura sering dibilang annoying alias kecentilan dengan Sasuke. Ya, itu benar, aku tidak membantahnya. Tapi… pernahkah kalian melihat gelagat Sasuke yang minta dilepaskan? Sasuke memang sering berkata “Lepaskan aku” atau “Jangan menggangguku”, TAPI kata-katanya berlawanan dengan bahasa tubuhnya.

Sasuke tidak pernah menepis saat Sakura memeluk lengannya. Bisa saja kan, kalau memang tidak suka ditempeli Sakura ya bisa saja dia melepaskannya. Tapi mengapa Sasuke tidak melakukan itu? Ia membiarkan Sakura memeluk tangannya sampai Sakura melepaskan pelukan dengan sendirinya. Ihir~ prikitiew…

Sasuke dapat mengerti Sakura.

Sasuke dapat mengerti Sakura dengan mudah seperti buku yang telah terbuka untuknya. Mengapa hanya Sasuke yang sadar keanehan Sakura di sini, sementara Naruto tidak? Diam-diam Sasuke perhatian ya XD

Sasuke menyemangati Sakura.

Kalau diingat dari karakternya yang pendiam dan cuek, ini sesuatu loh. Banyak yang mendebatkan Sasuke menyemangati Sakura semata agar tim mereka dapat lolos, karena bila satu gagal maka satu tim tak lulus. Tapi pada kenyataannya, Sasuke, Naruto dan Sakura sendiri belum tahu adanya peraturan tersebut. Mereka mengetahuinya setelah Kakashi memberitahu mereka setelahnya.

SasuSaku di Ujian Chuunin.

Ketika Sasuke baru terkena gigitan Orochimaru saat Ujian Chuunin, seketika Sasuke kesakitan. Sungguh adegan tangan SasuSaku yang saling menggenggam erat itu menyentuhku. Sakura menangis khawatir sekaligus menguatkan Sasuke, Sasuke yang kesakitan dan menggenggam tangan Sakura erat. Lihat deh panel yang digedein MK sendiri khusus buat tangan mereka yang saling genggam.

Ini salah satu scene yang… gimana ya jelasinnya. Kalau denger suara Sakura yang menguatkan Sasuke sambil nangis dan Sasukenya yang kesakitan itu sesuatu banget…

Sasuke sampai kehilangan kontrol karena ada yang menyakiti Sakura.

Chuunin exam. Saat Sasuke dan Naruto sudah terkapar menyisakan Sakura yang berjuang sendirian, Sakura sudah diambang kekalahan karena melawan tiga ninja lainnya yang kemampuannya berada di atasnya. Sakura sudah babak belur, sempat menangis juga saat menguatkan diri untuk menebas rambut panjangnya yang dijambak oleh musuh agar terbebas.

Sakura telah kehilangan rambut yang sengaja dipanjangkannya untuk Sasuke saat itu, karena setahu Sakura, Sasuke menyukai gadis yang berambut panjang. Tapi ini dunia shinobi, kawan. Kehidupan amatlah keras.

Tak lama kemudian, Sasuke tersadar dari pingsannya. Dirinya yang lemas, tiba-tiba terkejut saat mendapati keadaan Sakura yang sudah babak belur. Sharingan-nya aktif, segel kutukan Orochimaru pun ikut aktif. Aura jahat dan asing pun menyelubunginya.

“SIAPA YANG BERANI MEMBUATMU SEPERTI ITU, SAKURA?! SIAPA YANG MELAKUKANNYA!” teriak Sasuke marah.

Dan ketika salah satu ninja musuh berkata dengan nada meremehkan, “Aku yang melakukannya, kenapa, huh?”

Sasuke pun menyeringai, mematahkan kedua tangan orang itu setelah sebelumnya berkata, “Jadi ini tangan yang kaubanggakan?”—TRAK!

Lalu Sasuke berusaha membunuh dua musuh lainnya secara tak manusiawi. Sakura yang melihatnya, langsung berlari mendekati tubuh Sasuke dan memeluknya erat dari belakang, “Hentikan! Kumohon hentikan, Sasuke-kun!”

Seolah mendapatkan kembali dirinya, secara ajaib, segel kutukan yang menyebar di tubuh Sasuke pun memudar. Seakan menandakan kalau emosinya sudah terkontrol dengan baik karena gadis yang memeluknya dari belakang ini.

Tidakkah pembaca sadari ada sesuatu yang berlebihan di scene itu? Apa hayo? Yup, ini hints cukup mantep, ikatan SasuSaku di sini digambarkan terlalu kuat dan jelas. Sungguh terlalu kalau masih ada yang membantahnya.

Sakura mampu mengendalikan Sasuke yang sempat lepas kendali karena marah melihat keadaan Sakura yang sudah penuh luka. Apa ini masih bisa dibilang ikatan friendship? Kurasa pembaca juga tidak bodoh untuk menjawab pertanyaan tersebut :)

Sasuke protektif terhadap Sakura.

Ujian Chuunin adalah gudangnya. Tapi sebelum dan selagi melawan Haku, Sasuke tidak sekali meneriaki nama Sakura karena takut gadis itu kenapa-kenapa. Sisanya aku belum ingat.

Sasuke itu orangnya tidak pedulian. Tapi pengecualian untuk Sakura dan Naruto. Meski berkali-kali Sasuke direpoti Sakura, Sasuke akan selalu dan selalu melindungi gadis yang disukainya.

Sadar atau tidak, Sasuke sering mengambil posisi untuk melindungi Sakura. Aih, calon pacar yang protektif, bukan? :) #plak!

Gambar di atas : Sasuke yang sudah merasa diambang batasnya, dengan segala gengsi yang disingkirkannya, ia meminta Naruto untuk melindungi Sakura, apa pun yang terjadi. :)

Tarik lagi satu kesimpulan : Sasuke bukan sekedar peduli sebagai sesama tim, tapi juga protektif karena sesuatu yang lain.

Sedikit mirip ya, dengan ObitoRin.

Ada fakta lagi, waktu Sasuke terkena jutsu-nya Orochimaru yang menyebabkan kaki Sasuke tidak bisa bergerak. Di situ, Sasuke sedang berpikir keras, tapi ketika ia melihat beberapa kunai dilayangkan Orochimaru untuk menyelakai Sakura, tanpa fikir panjang pula Sasuke menusuk pahanya sendiri dengan kunai hingga terbebas dan langsung melompat untuk menggendong Sakura seperti pengantin. Tapi berhubung aku lupa episode berapa, gambarnya belum ada. Nanti ya aku ubek-ubek dulu foldernya, habis ratusan sih XD

Sakura berusaha melindungi Sasuke meski pun ia belum bisa apa-apa.

Gambar ini diambil ketika tim 7 melawan Gaara yang bermode Shukaku. Sasuke yang hampir terkapar, dilindungi oleh Sakura yang berdiri dengan culunnya di depan Gaara untuk memunggungi Sasuke.

Seorang gadis yang sering diolok-olok hater dengan kata-kata : cengeng, tidak berguna dan lain-lain, bisa se-berani ini. Ingat, Sakura bukan berasal dari keluarga ninja seperti Yamanaka atau Hyuuga. Jadi wajar saja pada saat itu belum ada hal yang bisa ia banggakan.

Sakura adalah salah satu orang yang berharga untuk Sasuke.

Namanya juga gadis biasa yang bukan keturunan ninja, wajar saja kalau Sakura kalah telak melawan Gaara dan Shukaku. Tapi saat melihat Sakura yang sudah celaka, Sasuke bangkit seraya berkata dalam hati, “Aku sudah pernah kehilangan orang-orang yang berharga dalam hidupku di depan mataku. Aku tidak ingin mengalaminya lagi.”

Memang, kalimat tersebut bukan hanya ditujukan kepada Sakura, tapi juga Naruto yang sudah dilumpuhkan oleh Gaara terlebih dahulu. Tapi ingat, Sasuke langsung bangkit ‘jeng-jeng-jeng’-nya waktu Sakura sudah celaka.

Sasuke pernah berbuat kasar dengan Sakura, itu hanya emosi sesaat.

Ada saat scene dikisahkan, pribadi Sasuke yang pendiam pada saat itu adalah efek dari pembantaian klan-nya, klan Uchiha. Sempat ada beberapa kilas balik yang memberitahu pembaca kalau Sasuke dulunya hanya seorang bocah biasa yang selalu menyayangi dan disayangi oleh Uchiha Itachi, kakaknya. Namun, suatu kenyataan pahit untuk diterimanya, bahwa ternyata kakaknya-lah yang membantai klannya sendiri hingga habis, menyisakan Sasuke seorang. Sejak saat itu, Sasuke bertekat untuk balas dendam pada Itachi dengan cara berusaha keras untuk menjadi kuat, agar bisa mengalahkan Itachi. Maka, Sasuke mulai mendingin kepribadiannya. Ia mulai diselimuti kegelapan.

Wkatu Sakura memberinya potongan buah-buahan di rumah sakit, Sasuke memang pernah menepisnya kasar hingga Naruto marah. Tapi, itu hanya efek karena Sasuke sedang emosi. Sasuke cemburu dengan Naruto, karena sebelumnya mendapati Itachi dan Kisame mengajak Naruto untuk bergabung di Akatsuki (sebenarnya dengan tujuan mengambil Kyuubi, tapi Naruto tidak tahu), bukan dirinya. Sasuke mulai berfikir Naruto sungguh-sungguh lebih kuat darinya sehingga kakaknya sendiri mengajak Naruto. Aku cuma HERAN kenapa bagian Sasuke menepis Sakura kasar itu dirayain haters habis-habisan. Kan sudah jelas, Sasuke seperti itu karena sedang dirundung masalah berat baginya.

Sasuke tidak sanggup menatap Sakura saat ia meninggalkan Konoha.

Kata orang, mata itu tidak bisa berbohong. Fakta itu sangat dibenarkan triliunan manusia di muka bumi ini. Dan ini salah satu contohnya.

Di malam kepergiannya meninggalkan Konoha karena ingin datang ke Orochimaru untuk meminta kekuatan, Sasuke bertemu Sakura di jalan, entah bagaimana caranya.

Di situ, bisa saja kan Sasuke menghilang secepat kilat meninggalkan Sakura—kalau ia mau. Tapi kenyatannya, Sasuke cukup lama berdiam diri untuk mendengarkan kata-kata Sakura.

Hingga mungkin akhirnya ia tidak tahan lagi saat mendengar Sakura menyatakan cinta padanya, Sasuke segera menguatkan diri untuk memasang raut wajah sombong agar Sakura berhenti menghalanginya.

Tapi akhirnya, Sasuke berterima kasih pada Sakura dengan cara berdiri di belakang gadis itu. Kalau ada yang perhatikan, mengapa Sasuke sempat menggigit bibirnya sendiri terlebih dahulu sebelum berucap ‘terimakasih’? Jelas, kan, kalau Sasuke tidak sanggup menatap Sakura?

Dan akhirnya Sakura dibuat pingsan dan ditinggalkan di atas bangku di dekat situ. Ehem, kalau ada yang merhatiin pose Sakura di atas bangku itu pasti menyadari kejanggalan. Lihat tangan kiri Sakura kok bisa ada di situ?

Ehem, ehem #keselek. Adegan pingsannya Sakura itu kan disembunyikan oleh MK. Banyak doujinshi tentang scene tersebut setelahnya. Salah satu doujinshi yang paling masuk akal adalah yang ini ^_^

So sweet dan sakit ya?

Sakura bertekat menjadi kuat karena Sasuke.

Sakura sangat sedih ketika Sasuke benar-benar pergi. Dirinya yang tidak memiliki kemampuan apa-apa, meminta Tsunade-sama untuk membimbingnya, agar ia bisa mengejar Sasuke tanpa perlu merepotkan Naruto terus menerus. Karena Sasuke-lah, Sakura bertekat untuk menjadi lebih kuat.

Banyak orang berpikir cinta Sakura pada Sasuke hanya sebuah ‘fangirl-things‘, tapi haters tidak bisa melihat Sakura tumbuh menjadi dewasa karena Sasuke. Sakura menjadi kuat dan berhenti bertingkah seperti seorang fangirl karena cinta yang Sakura miliki juga tumbuh.

Sasuke tidak benar-benar berniat membunuh Sakura.

Hah! Episode 212 sampai 214 itu memang senjata yang haters kira ampuh untuk menyarang habis-habisan SSL karena terdapat adegan SasuSaku yang mencoba untuk saling membunuh.

Tapi pada kenyataannya, mereka sama-sama gagal, bukan?

Sakura menangis karena tak sanggup membunuh Sasuke.

Sasuke matanya sakit secara fisik mau pun batin.

Seorang Uchiha Sasuke tidak bisa diragukan dalam hal bunuh-membunuh. Apa lagi kalau cuma seorang kunoichi seperti Sakura, itu hanya hal seujung kuku untuk Sasuke, kecil! Permasalahannya, ia mau membunuh Sakura sungguhan atau tidak? Logikanya, kalau memang Sasuke berniat mau bunuh Sakura, ngapain bertele-tele segala? Bisa aja kan dia pakai tembakan chidori dari jauh—seperti yang ia gunakan untuk mencoba membunuh Karin?

Kenapa Sasuke berlama-lama berdiri di belakang Sakura, apa Sasuke menunggu waktu yang tepat karena tahu chakra Kakashi mendekat? Agar Sakura selamat dari kepura-puraan Sasuke untuk membunuhnya?

Sementara Kakashi dan Sasuke bertarung, Sakura sedang mencoba menyembuhkan Karin yang sekarat karena dadanya tertembus tembakan chidori Sasuke. Di situ Sakura terlihat sedih karena menemukan Sasuke yang benar-benar berubah dari Sasuke yang dulu. Karin sampai ikut menangis karena melihat wajah Sakura yang teramat sedih.

Setelah selesai menyembuhkan Karin, Karin memberitahu Sakura kalau chakra Sasuke sudah dingin. Teramat dingin hingga tidak dapat dikenali lagi. Sakura pun langsung pergi menghampiri Sasuke dan Kakashi yang tengah sengit.

Sasuke sudah menggunakan matanya hampir overload untuk menghabisi Danzo. Sebelum pergi membawa mayat Danzo, Tobi juga sempat menyarankan Sasuke untuk kembali ke markas dengan segera karena matanya mulai tidak beres, lihat aja sampai berdarah tuh. Tapi, Sasuke malah bertahan di sana lebih lama setelah Sakura datang menghampirinya.

Akibatnya, setelah berpura-pura akan menyelakai Sakura yang sudah ia duga akan terselamatkan oleh Kakashi. Sasuke kembali menggunakan matanya, menyombongkan diri kalau ia sudah bisa menciptakan susano’o pada Kakashi yang notabene adalah orang di luar klan Uchiha yang memiliki sharingan. Jadilah Sasuke habiskan banyak chakra-nya waktu itu.

Sakura datang di saat waktu yang tepat. Karena Sasuke sedang merintih kesakitan karena matanya sakit sekali, pandangannya buram berbayang dan sudah mulai menunjukan tanda-tanda kerusakan fatal. Harusnya, kondisi Sasuke yang seperti itu adalah keberuntungan untuk Sakura yang memang bertujuan membunuh Sasuke demi Konoha.

Tapi setelah menodongkan kunai di belakang punggung Sasuke, Sakura terdiam dan tertunduk. Ia menangis mengingat masa lalu mereka yang dahulunya saling melindungi tapi sekarang saling membunuh.

Karena Sasuke yang pada saat itu sedang ‘buta’ karena pandangannya memburuk, saat ia merasakan adanya ancaman di belakangnya, Sasuke reflek berbalik, merebut kunai di tangan Sakura dan mencekik gadis itu dan bersiap melayangkan kunai tersebut ke arah Sakura.

Tapi untunglah, Naruto datang. Bisa kita lihat, di situ Sasuke yang mungkin pandangannya sedikit membaik terlihat sangat terkejut.

Dan ketika benar-benar menyadari siapa yang baru saja hampir mati di tangannya, Sasuke terlihat amat menyesal walau sesaat.

Setelah itu ekspresi Sasuke kembali mendingin. Wajar kan, dia sedang di selimuti kegelapan. Yang jelas potongan gambar di atas itu sudah memberikan keterangan bahwa ‘topeng’ Uchiha Sasuke sempat ‘bocor’. Jadilah seperti itu.

Bisa kita tarik kesimpulan, bahwa Sasuke tidak benar-benar ingin membunuh Sakura.

Sakura sudah melihat dan mengetahui serperti apa Sasuke yang sekarang, dan Sakura tetap mencintai Sasuke bahkan termasuk semua kegelapan yang menyelimuti pemuda itu. Sakura ingin menyelamatkan Sasuke dari dendamnya. Perasaan cinta yang dimiliki gadis ini kepada Sasuke itu nyata, tulus dan tidak pernah egois.

Masih belum percaya kalau SasuSaku saling menyukai? Baiklah, perhatikan cover manga Naruto chapter 363 ini. The Death of Sasuke.

HE THREW AWAY HIS LOVE, HIS FRIENDS, AND HIS VILLAGE. ALL THAT REMAINS IS HIS NAME, AND HIS REASONS” –Masashi Kishimoto about Uchiha Sasuke. Menurut kalian, siapa yang dimaksud Masashi Kishimoto ‘His Love’-nya Sasuke? Satu-satunya gadis yang dekat dengan Sasuke di Konoha itu Haruno Sakura, bukan? :) Sudah jelas kan SasuSaku saling mencintai?

Apa? Masih kurang juga?

Baiklah, silakan cek Databook’s Uchiha Sasuke 2 yang tentunya ditulis oleh MK sendiri, bahwa :

“The one that filled Sasuke’s lonely existence was Sakura. But he cannot let her in.”

Kurasa sekarang sudah jelas, sungguh keterlaluan jika masih ada yang membantah.

Untuk tambahan biar afdol, mari kita ubek manga Naruto chapter 619.

2 quotes di bawah ini adalah penjelasan Tobirama tentang Uchiha kepada Sasuke.

“Ketika seorang Uchiha yang telah tahu tentang cinta, kehilang kasih sayang akan membut hal tersebut berubah menjadi kebencian yang lebih kuat dan mengubah orang itu sendiri. Ketika seorang Uchiha menderita karena kehilangan orang yang dicintainya atau keputusasaan, chakra spesial menyerbar di dalam otaknya yang mempengaruhi syaraf optik yang menghasilkan perubahan di mata mereka. Itulah mata yang menggambarkan perasaan, Sharingan.”

“They have the eye that reflects their feelings.”

Sekarang, ingat kembali apa yang sudah kamu baca sejak awal di essay ini. Sudah bisa disambungkan semuanya? That’s right! Masih berpikir ikatan SasuSaku itu kategori friendship? Nggak kan?

Itulah kenapa aku semakin tergila-gila dengan pairing ini. Mereka membuat penggemarnya tersenyum, senang, gemas, galau, gigit jari bahkan sampai nangis. Dengan hebatnya pula kedua character ini membuat penggemarnya terus berdoa untuk kebahagiaan keduanya. Padahal kan mereka cuma character fiksi, hanya karangan, hihihi. Hayo ngaku deh yang SSL pasti begitu kan? :) Cinta keduanya rumit, bukan sembarang picisan yang bisa kencan kapan aja. Jalan mereka tidak mudah. Mudah-mudahan MK memberikan ending yang baik untuk keduanya. *tuh kan aku keceplosan doain mereka lagi*

Aku pun nggak nyangkal kalau ada hints NaruSaku dan SasuKarin. Tapi sekali lagi, SasuSaku bukan one-sided. Naruto punya Hinata yang sayang padanya dan teman-teman yang ia percaya. Sasuke cuma punya Sakura dan Karin (tapi terakhir kan Karin sudah menyerah dan kecewa dengan Sasuke yang mencoba membunuhnya tanpa keraguan), Sakura sendiri tetap mencintai Sasuke walau pun Sasuke pernah mencoba untuk membunuhnya.

Jadi menurutku, agak sayang aja kalau yang bukan one-sided, seperti SasuSaku malah nggak jadi.

Demikianlah penjelasanku, mengapa aku mendukung SasuSaku, karena itu mohon pengertianya untuk berhenti berkata yang tidak-tidak tentang pair yang kusukai ini. Tidakkah kalian kasihan dengan keduanya yang tak kunjung bersatu padahal saling menyayangi? Jadi, kepada haters-tachisan sekalian yang masih punya hati, sekali lagi dimohon pengertiannya.

Terimakasih karena telah menyempatkan diri untuk membaca artikel ini :) Mohon maaf kalau ada kata-kata yang menyinggung. Bagaimana pun aku hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan.

Baginilah akhir dari artikel sederhanaku, sekitar 2700words. Maaf kalau berantakan, namanya saya pemula di dunia tulis menulis, hehe. Kalau ada yang berniat membantuku untuk merapihkannya, silakan email aku ya, ke sevalinka11@hotmail.com :) artikel ini juga akan kuapdet/edit. Soalnya belum semua hints lengkap di sini. Ini baru yang kuinget-inget aja. Heheu.

Credits & SourceSasuSaku Lovers, Kira Desuke‘s analysis, Winterblossom.org, tumblr, google, netbook-ku beserta folder-foldernya yang berisi file-file Naruto baik itu mkv, flv, mp4 dan 3gp pun ada XD

58 responses to “(Essay SasuSaku Indonesia) Alasan Mengapa Aku Mendukung SasuSaku

  1. Stephanie

    Dan pada akhirnya kebukti mereka nikah dan punya anak di episode naruto terakhir!!!!

  2. AngelineChan

    SETUJU BANGET!!!!

  3. chibiusadin

    Halo! saat aku membaca essay ini.. sasusaku sudah jadi canon!
    selamaaaaaat buat kita semua :’)
    Rasanya terharu banget yah perjuangan shipper sasusaku ini. tapi meskipun sudah jadi canon, tetep aja ya banyak haternya. sedih deh.
    Tapi gak apa, yang penting sasusaku sudah berlayar bebas. canon brooo!! ah senangnya~!

  4. Speechless dan mau nangis baca ini!
    Aku kira Sasuke blg “Aku pernah kehilangan semuanya. Aku tak ingin melihat teman yg berharga bagiku mati di depanku,” utk Naruto. Tp setelah baca ulang manganya —dan baca postingan ini— kata² itu emg di blg ke Naruto, tp ditujukan ke Sakura. Ternyata bukan cuma aku yg merasa klw Sakura bs nenangin Sasuke yg kehilangan kontrol sampe segel kutukan Orochimaru aktif. Aku jg hampir jerit² + nangis pas Sasuke kehilangan kontrol krn Sakura terluka.
    Sasuke jg selalu nyebut nama Sakura duluan tiap kali jumpa. Pas marjas Orochimaru di grebek, Sasuke blg “Sakura, ya?”
    Pas di medan perang, Sasuke jg blg “Sakura-chan.” setelah Sakura blg “Sasuke?”, pdhl Naruto lebih dulu nyapa Sasuke. Pas Sakura mukul monster pake jurus Shannaro, mata Sasuke nunjukin kekaguman, setelah itu Sasuke lsg berdiri di dpn —mengawasi/melindungi— Sakura, disusul Baruto. Disitu puncaknya aku merasa momen SasuSaku aw bgt setelah Shippuden. Lebih aw lg yg Sakura ga sanggup bunuh Sasuke krn saking cintanya, mau nangis. Apa lg waktu Sasuke minta maaf ke Sakura atas perbuatannya selama ini.
    Dan… terbukti, MK ngabulin harapan kt dgn memunculkan si Uchiha Sarada sbg anak SasuSaku. Walaupun msh banyak yg bingung, sebenarnya Salad anak Sakura atau Karin. Tp MK blg, bakal munculin SasuSaku di Boruto: Naruto the Movie, itu artinya Salad anak SasuSaku. Ya ampun, ga kebayang mereka nikah, gmn cara Sasuke ngungkapin perasaannya ke Sakura, ah penasaran >.<
    Makanya lebih banyak foto SasuSaku dibandingkan NaruHina, itu krn tanpa disadari momen SasuSaku udh banyak bgt, walaupun kisah cinta NaruHina sendiri udh dikisahin di The Last: Naruto the Movie.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: